Home > Community > Peserta Rumah Literasi: Tak Menyangka Mampu

Peserta Rumah Literasi: Tak Menyangka Mampu

Oleh: Zikrullah Ahmad R

Perasaan saya sangat senang sekali setelah menjadi orang yang beruntung pada minggu ke 4 ini. Saya tidak menyangka bisa menulis sebanyak ini, sedangkan pada minggu ke-2 dan ke-3 saja saya tidak menghadiri kegiatan RUMAH LITERASI, karena jujur, saya malas, merasa tidak memiliki potensi untuk mengarang, ,atau menulis.

Namun pada minggu ke-4 ini saya bisa membuktikan terutama pada diri sendiri bahwa saya bisa asalkan ada usaha dan tekat. Apapun itu insaallah pasti bisa.

Memang rasa malas ada dalam setiap individu masing-masing orang namun jika terus berada dalam zona nyaman, kita tidak akan maju. Kita tidak akan mendapatkan apa yang kita harapkan dengan bermalas-malasan.

Kesan saya pada minggu pertama saya masuk, banyak pelajaran yang bisa diambil dari kegiatan Rumah Literasi ini. Di situ kita bisa menggali potensi kita yang mungkin belum kita tahu.

Menulis tidaklah terlalu sulit. Sebenarnya apa yang biasanya kau katakan, kau pikirkan itu sebuah gagasan, sebuah langkah untuk dirimu dalam mengarang. Jangan berpikir tidak bisa mengarang karya tulis sebelum mencoba, dan jangan mengeluh. Banyak orang di luar sana dengan keterbatasan fisik yang lebih pantas mengeluh dari kita, namun mereka mencintai kekurangan itu.

Baca Juga:  Passion Anggota Club Menulis Akhir Tahun

Pesan saya untuk kawan-kawan, tidak ada orang bodoh, yang ada hanyalah orang yang malas mencoba. Malas belum berarti tidak bisa. Mulailah tulis apa yang ada di pikiranmu terlebih dahulu, karena kalau apa yang di pikiran kita sendiri tidak ada keterpaksaan dalam menulis.

“Jika anda ingin bersinar seperti matahari, maka anda harus terbakar dulu sepertinya,” kata Adolf Hitler.

Tak ada suatu pencapaiaan yang besar dengan proses yang gampang. Berusahalah sebisa kita, jangan terlalu memaksakan, Allah Swt maha asyik dengan segala rencananya. (*)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju.id

Check Also

Bahagia itu Sederhana

Oleh: Elmansyah Entah malaikat apa yang merasuki mereka, sehingga tua muda bergembira di tengah air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *