Oleh: Nur Iskandar
Seumur umur saya pakai gelang hanya saat haji. Itu gelang identitas. Sepulang haji dilepas. Nah di tangan kanan saya itu gelang apa? Ini gelang spesial punya. Diberikan tokoh adat Dayak Taman, ayahanda Laurentius Mangan yang saya tulis biografinya.
Insyaallah terbit di hari pahlawan. Jarrat tangan ini dari bahan serat alam yang sangat kuat. Tidak mudah putus. Buah gelangnya dari batu. Batu asli berbentuk mata kancing warna kuning. Menurut ayahanda Lauren Mangan yang pakai adat jarrat tangan dari Taman adalah, “Uskup Pontianak Mgr Agustinus Agus dan Nuris.” Begitu kata Ayahanda Lauren Mangan yang beralamat di Jl Sulawesi, persis depan rumah pendiri Mesjid Raya Mujahidin, HA Mawardi Ja’far. Uniknya, saya juga penulis biografi tokoh Muhammadiyah tersebut HA Mawardi Ja’far…Jarrat Tangan – Jerat Tulisan. Semoga semakin erat. Amiin.
Ayahanda Laurentius Mangan tinggal di Jalan Sulawesi. Entah bagaimana Beliau sampai juga ke pulau seberang. Di Sulsel dia merasa seperti pulang kampung. Ada rasa damai di hati.
Dalam tirakatnya, Panglima Burung adalah Saweri Gading. Saweri Gading ini leluhur raja Bugis. Era agama leluhur sebelum masuknya Islam.
