Community

Rumah Literasi: Diary, Buku Sejuta Manfaat

Rumah Literasi: Diary, Buku Sejuta Manfaat

Singkatnya itulah yang saya sampaikan kepada kelas Stephen King pada program Rumah Literasi FUAD. Semua mahasiswa anggota Rumah Literasi diminta untuk menulis dalam buku diary setiap hari dalam satu minggu. Pada hari Jumat, buku harian itu kemudian diperiksa oleh pembimbing kelas Rumah Literasi untuk kemudian dibahas kembali dan diapresiasi. Hampir semua anggota kelas Stephen King konsisten menulis meskipun masih ada yang belum memenuhi target.

Setelah diperiksa dan dijelaskan kembali tentang manfaat serta tips menulis buku harian, mereka diminta kembali untuk menulis apa yang telah mereka dapatkan hari ini dengan format buku harian. Di Akhir pertemuan, lagi-lagi pembimbing memberikan apresiasi berupa buku kepada penulis terbaik minggu ini. Kebetulan penulis terbaik minggu ini di kelas Stephen King sama dengan minggu lalu, yakni Tia Oktavianti.

Tia mengaku senang atas prestasi yang didapatkannya namun ia juga ingin teman-temannya lebih beraemangat untuk menulis.

“Saya merasa senang sekali kak, tapi saya lebih senang lagi jika kawan-kawan saya yang lain lebih semangat dan makin termotivasi untuk menulis, bahkan punya keinginan kuat untuk bisa lebih dari Tia,” ujarnya. (*)