“Ala Novie, Mita minder rasenya,” ujarku setengah berbisik kepada Novie.
Aku mengatakan itu setelah melihat hampir semua orang yang datang di taman ini berpakaian modis terutama sekali gadis-gadis seperti kami. Setelah aku mengatakan itu Novie segera melirik pakaiannya.
” Novie lebeh gik nah, tapi Novie biase yak,” ujarnya sembari melirik pakaiannya.
” Oh ye ye Novie. This is us, “balasku sembari berjalan dengan percaya diri.
Lagipula mereka tidak terlalu memperhatikan. Setelah mengambil gambar, kami singgah sebentar di sebuah bangunan kecil yang didominasi warna hijau. Ternyata itu adalah perpustakaan digital Polnep.
Ini pertama kalinya aku melihat perpustakaan digital, dan aku menaruh harapan besar padanya. Dengan begini tentunya mengerjakan tugas kuliah akan lebih mudah. Kami tidak akan terlalu kerepotan lagi apabila tugas menumpuk. Kami dapat mencari bahan di sini sembari menikmati pemandangan yang indah dan bersantai ria.
Di dekat pintu aku dapat melihat batu berukir. Di sana tertulis bahwa perpustakaan ini telah diresmikan bulan Februari 2017. Wah ternyata ini sudah berdiri sekitar 1 tahun, dan aku baru tahu sekarang? Benar- benar kudet.
