Oleh: Mita Hairani
“Pegi ke taman Polnep yok,” ajak Novie setelah aku membalas wa-nya bahwa aku punya waktu free ba’da Ashar hingga sebelum Maghrib. Aku pun mengiyakan ajakannya. Hal ini karena kami memang belum pernah pergi ke sana dan ketika kami lewat di jalan depan Polnep kami dapat melihat taman dekat Polnep sangat berbeda. Tampak unik, indah, dan menarik untuk dikunjungi. Karena selama ini kami belum sempat mengunjunginya, maka nenurutku ini momen yang tepat untuk berkunjung.
Kami parkir di depan taman dan disambut dengan bulatan besar warna warni yang tampaknya menjadi ikon taman ini. Sore ini pengunjung sangat ramai, mungkin mencapai ratusan orang. Ketika masuk, kami dapat melihat bidak catur lengkap yang sangat besar. Panjangnya sekitar lebih dari satu meter. Bidak- bidak tersebut dikelilingi oleh bulatan besar warna-warni sama dengan bulatan yang kami lihat di depan pintu masuk.
Bidak catur raksasa dan bulatan tersebut tampaknya menjadi spot favorite para pengunjung untuk selfie. Ya, budaya selfie memang sudah mengakar pada remaja zaman now, apalagi apabila mereka menemukan spot menarik untuk mengambil gambar. Namun, bukan cuma remaja zaman now. Ada juga orang-orang yang sudah berumur ikut selfie dan foto bersama layaknya anak muda.
