- Tuan Guru yang NYANTAI. Tuan Guru itu sejatinya tokoh yang super sibuk. Jadwalnya padat merayap. Tapi dalam kesehariannya, beliau tak tampak perilaku bersikap grasa grusu. Tidak gopoh sama sekali. Jalannya santai. Tolehan kepala dan gerak tubuhnya lembut. Dan selalu menyempatkan diri untuk meyapa orang-orang yang berada di sekitarnya. Seakan-akan beliau sedang menikmati detik-detik yang berputar diantara padatnya jadwal yang menghimpit beliau. Warbiyassah!
- Ga ribet. Tuan Guru itu ga banyak permintaan. Ga pernah menuntut fasilitas macam-macam, pake Alphard asik, pake motor mio bahagia. Duduk di hotel bintang lima nyaman, duduk di lantai mushola yang berdebu ga komplain. Pake mikrophone impor anti noise tetap ceramah, disuguhi mic kresek-kresek tetap bicara. Ga ribet. Masyaallah!
- Hemat bicara. Kalau diajak diskusi, Tuan Guru lebih memilih mendengarkan. Lebih banyak menyimak. Beliau sangat hemat saat berbicara. Beda dengan kita-kita. Baru punya ilmu sekuku jari kelingking kanan, gayanya sudah seperti orator zaman kemerdekaan. 🙂
- Cermat. Tuan Guru sangat cermat saat mendengarkan dan merekam nformasi. Beliau jarang salah saat menyebutkan nama kota, atau nama pesantren yang dikunjungi. Bahkan beliau hafal
angka tonase beras yang berhasil didistribusikan teman-Paskas di berbagai kota.Masyaallah! - Hormat dengan masyarakat. Setiap membuka ceramah, beliau selalu menyapa tokoh dan alim ulama. Setiap kunjungan ke pesantren beliau selalu memeluk hangat para pemimpinnya. Beliau juga tak pernah menolak saat masyarakat dari berbagai kalangan meminta beliau untuk meresmikan sesuatu atau meminta doa. Semua dihormati dengan tulus.
- Gaul. Nah, sikap dan perilaku ini sepertinya sangat jarang dimiliki oleh public figur atau ulama. Tuan Guru itu GAUL. Tuan Guru senang bergaul dengan siapa saja. Dengan anak-anak.muda, dengan para tetua. Dengan komunitas motor besar akrab, dengan komunitas motor kecil dekat. Diajak keliling pake motor besar seharga ratusan juta mau, di ajak bawa beras pake motor harga 8 juta, bersama komunitas sosial suka! Luarbiasa!
- Selalu tampak bahagia. Tuan Guru tak pernah menampakan wajah yang tegang. Beliau always rileks, dan selalu bisa memasang senyum di wajahnya. 5 hari perjalanan dengan menggunakan mobil, motor, dan perahu bermotor sangatlah melelahkan. Berbicara berjam-jam di atas mimbar dan berbagai forum diakusi kecil sangatlah menguras tenaga. Tapi tak tampak sedikitlun gurat lelah di wajah Tuan Guru. Alwats happy, always bahagia sentossah. Tabarakallah.
Dan belasan sahabat yang membersamai beliau selama 5 hari di Kalbar dibawah komando Bang Ozzy, semuanya mendapatkan cipratan cahaya bahagia dari Tuan Guru. Demikian pula kami semua. Tabarakllah.
