Edukasi

Perbatasan Bukan Keterbatasan

Perbatasan Bukan Keterbatasan

Menelisik perbatasan, tak mengherankan jika dikaitkan dengan stigma keterbatasan. Keadaan yang jauh dari perhatian pemerintah karena akses yang susah dijangkau, kurangnya penerangan dan jalan yang rusak menjadi ikon tersendiri bagi perbatasan. Tapi tidak menutup kemungkinan perbatasan adalah daerah yang sangat diperhatikan, apalagi punya keindahan alam yang menakjubkan. Dalam hal ini adalah Temajuk, maka perhatian pemerintah yang lebih di tingkatkan menjadi kesepakatan kita bersama. Ini bukan hanya aset Sambas, Kalimantan Barat tapi juga aset Indonesia.

Tidak hanya pada keindahan alamnya tapi juga binatang-binatang yang ada disana. Misalnya saja penyu, yang sudah mulai punah akibat manusia yang tidak mau bersahabat dengan penyu. Mengambil telurnya untuk diperjualbelikan dan berbagai tindakan yang tidak semestinya dilakukan. Pada salah satu penangkaran penyu di Paloh, salah seorang yang mengurusi penangkaran penyu, akrab dipanggil pak Tam, beliau mengatakan “keberadaan penyu menurut WWF sudah mulai punah, siapa lagi kalau bukan kita yang melestarikan penyu.” Dalam kesempatannya beliau banyak mengajarkan kepada kami terkait pelestarian penyu dan sempat melepas tukik atau anak penyu bersama di pantai. Ketika melihat tukik yang dilepaskan, timbul rasa kebahagian tersendiri terhadap alam dan rasa hormat kita pada ciptaan Tuhan.