teraju.id, ad— Sebagai jurnalis 25 tahun liputan lapangan, saya coba menyerap betapa sulitnya orang mendapatkan rumah idaman. Saya coba terjun langsung untuk ikut mengentaskan persoalan. Alhamdulillah sudah bisa jalan. So, saya coba tulis pengalaman berjibaku di persoalan menemukan rumah idaman.
Kita mulai dengan pertanyaan orang kebanyakan: Bagaimana mendapatkan rumah dengan cara mudah, namun juga murah serta berkualitas tegap-kokoh di bawah dari harga subsidi pemerintah lagi?
Pertanyaan di atas kami jawab dengan Kampoeng English Poernama (KEP’s) Eco City–sebuah project sociopreneurship ala anak-anak muda Pontianak yang milenialis-english-relijius. Kami sudah mulai dengan membangun unit TOP Munzalan Residence. Dari 73 unit di luar fasum dan fasos, alhamdulillah sudah terbangun 8 unit dan 20 indent membangun. Harganya di bawah plafon rumah tipe 36 subsidi pemerintah yang berada di angka kisaran 135-145 juta. Kami di kisaran Rp 100-135 juta saja! Kok bisa? Karena banyak yang bisa kami pangkas dari sejak tanah hingga material bangunannya di mana unsur kreativitas dan efisiensi diterapkan dengan kerja keras sehingga hasil lebih kukuh dan berkualitas.
