Contoh lain, toko di bangunan plaza. Dahulu ramai yang jualan, dan ramai juga pengunjung. Sekarang, pengunjung naik ke plaza berkurang. Pedagang juga berkurang.
“Dulu, kalau dekat Natal dan Tahun Baru seperti ini, ramai dah pasar. Sekarang, lihatlah”.
Pengangkutan oplet ke dan dari Seroja juga terlihat sepi. Mencari penumpang untuk mengisi kendaraan perlu waktu lama. Jumlah oplet juga sudah sangat berkurang.
Semua indikator itu menunjukkan keadaan ekonomi Pontianak di satu sisi. Perubahan telah membawa dampak yang dirasakan sebagian penduduk kota. Di saat ada sektor lain atau belahan lain dari Kota Pontianak yang berkembang dan maju –mengalami masa pasang, ada sektor dan belahan lain yang mengalami masa surut.
Saat inilah peran pemerintah ditunggu. Saat inilah janji politisi dinanti. (*)z
