Saya enggan duduk. Saya tertegun sejenak. Memandang penuh kagum berbagai artefak sejarah yang terpahat dengan tinta emas di Wall of Fame, sampai maestro penggerak siswa Tetra yang akrab disapa “Mama” oleh siswa, Ibu Ai Marhayanti berkali-kali menyikahkan, “Ayo duduklah…”
Saya enggan duduk sebab tempat ini lahir dengan penuh hormat dan takzim pihak Tetra di bawah amanah Plt Ibu Neneng. Beliau mendukung reformasi kelas menjadi studio dengan full AC. Juga kerjasama X-Pro.
Sudah lahir siar podcast terkenal di sini. Dan saya numpang duduk di alas sejarah satu dasawarsa dengan 700-an prestasi JurSastra selama 12 tahun. Bukan statistik basa basi. Ini prestasi ajaib. Bahkan di studio ini terdengar mereka akan diundang CNN dan CNBC di Jakarta. An inspiration school.
Pada sisi lain siswa sedang berlatih untuk final sebuah lomba di Universitas Gadjah Mada. Ada pula siswa internasional hosting di sini berasal dari Italia buah kerjasama Bina Antarbudaya. AFS Internasional.

Speechless di tangan seorang Jurnalis handal, kunjungan singkat bisa berubah jadi cerita sejarah nan inspirasltif luar biasa, menggugah dan menggerakkan anak mudah di kawah candradimuka bernama TETRA ini utk bisa terus menggali potensi diri dan bergiat sesuai bidang dan kapasitasnya utk negeri ini.
Terimakasih banyak tuan guru Nur Iskandar atas kunjungannya di ruang podcast sederhana kami, wejangan, cerita inspiratif pertemuan singkat tuan guru dan TETRA akan terus jadi nyawa pelecut semangat kami utk terus berkarya, berkreativitas fgn pergerakan ruh tanpa batas.
Salam takzim klg Tetra