Apakah yang menjadi Penyebab Penyakit Epilepsi?
Sebeumnya perlu diketahui bahwa epilepsy in tidak menular, oleh karenanya tidak perlu takut pada penderita epilepsy. Ada jenis epilepsy yang paling umum, yang menyerang 6 dari 10 orang penderita penyakit ini, disebut epilepsi idiopatik dan tidak memiliki penyebab yang dapat diidentifikasi. Wah, untuk jenis yang satu in perlu waspada karena belum dapat diindentifikasi penyebabnya. Namun ada lagi jenis epilepsy yang dapat diidentifikasi penyebabnya yaitu epilepsi sekunder, atau epilepsi simptomatik.
Berikut beberapa Penyebab epilepsi sekunder (atau gejala) meliputi:
1. kerusakan otak akibat prenatal atau perinatal (misalnya hilangnya oksigen atau trauma saat lahir, berat badan lahir rendah);
2. kelainan bawaan atau kondisi genetik dengan malformasi otak terkait;
3. cedera kepala yang parah;
4. stroke yang membatasi jumlah oksigen ke otak;
5. infeksi otak seperti meningitis, ensefalitis, neurocysticercosis,
6. sindrom genetik tertentu; dan
7. tumor otak.
Setelah mengatahui jenis dan penyebabnya maka perlu mengetahui mengenai pengobatan dari epilepsy.
Pengobatan
Oleh karena epilepsy ini ditandai dengan kejang maka focus dari pengobatan adalah untuk mengendalikan kejang, dan Kejang bisa dikendalikan. Hingga 70% orang yang hidup dengan epilepsi bisa menjadi bebas kejang dengan penggunaan obat anti-kejang yang tepat. Selain itu, setelah 2-5 tahun pengobatan yang berhasil dan bebas kejang, obat dapat ditarik pada sekitar 70% anak-anak dan 60% orang dewasa tanpa kambuh berikutnya.
Namun jangan pernah melupakan dokter untuk masalah seperti ini
– Untuk mencapai kontrol kejang terbaik dengan obat-obatan, ikuti langkah-langkah ini:
– Minum obat persis seperti yang ditentukann oleh dokter
– Selalu hubungi dokter Anda sebelum beralih ke versi generik dari obat Anda atau minum obat resep lain, obat bebas atau obat herbal.
– Jangan pernah berhenti minum obat tanpa bicara dengan dokter. Jika terjadi perasaan aneh seperti depresi yang baru atau depresi yang cukup parah seperti ingin membunuh diri maka segera hubungi dokter .Beri tahu dokter apapun yang dirasakan agar dokter dapat segera manangani sebelum epilepsy berakibat fatal.
Waspada Penyakit Epilepsi yang Kronis dan Mematikan!
Baca Juga:Penyakit, Nikmat dan Obat
