Oleh: Yanti Mirdayanti*
Lika-Liku Persiapan Pulkam Minggu ini:
1) Senin, 16 Maret. Suami menelpon dari kantornya jam 12 siang:
“Ok, tiketmu dg pesawat Emirates untuk Sabtu depan (21 Maret) sudah diubah ke hari ini (Senin, 16 Maret). Bisa terbang jam 4 sore ini dg Emirates. Supir akan jemput ke rumah jam 1 siang (sejam lagi!) untuk pergi ke airport. Sudah ngepak, belum?”
Saya: “Aduh, belum sempat ngepak nih. Kan baru ngeluarin barang dari liburan kemarin di pantai. Kopernya barusan dibersihkan oleh Nina dan sedang dijemur. Saya baru beres berenang. Tetapi Ok lah, saya akan cepat-cepat ngepak sekarang.”
Lalu, pak, pak, pak, lari sana, lari sini. Dua koper hampir terisi penuh. Supir telpon:
“I’ll pick you up at 1pm.! Be ready!”
Saya: ” Yes my husband just told me. I’m getting ready now!”
2) Tiba-tiba beberapa menit kemudian suami telpon lagi:
“Tak jadi berangkat hari ini! Dibatalkan saja. Karena ternyata tak ada tempat duduk lagi dari Dubai menuju Hamburg. Pesawatnya sudah penuh. Yang lain juga sudah penuh. Kita ubah lagi tiketnya. Coba cari jalur lain.”
Saya: “Ok. Tetapi kedua koper sudah siap. Dan saya sudah ganti baju. Siap kapan saja!”
3) Lalu, kring… telpon bunyi lagi. Suami:
