Rupa sejarah tersebut adalah ihwal penting untuk mencatat rekam jejak para pendiri negara Indonesia hari ini. Jelas, Indonesia berdiri atas gagasan-gagasan konseptual founding fathers seperti Soekarno, Moh. Hatta, Sultan Hamid II, Ide Anak Agung Gde Agung, Moh. Yamin, Sutan Sjahrir, Tengku Mansoer, dan tokoh lainnya pada masa (transisi kemerdekaan) itu. Mereka berperan penting dalam menentukan arah langkah Indonesia.

WhatsApp Image 2018-12-23 at 17.25.05
Namun sebelum itu, langkah perjuangan diplomasi Indonesia tak selalu berjalan mulus. Banyak perundingan-perundingan lain sebelum itu mengalami jalan buntu. Perundingan-perundingan politik negara seperti Perundingan Malino, Denpasar, Renville, Linggarjati, BFC, IJC, dan lainnya. Kemudian akibat agresi militer belanda kedua di Yogyakarta, pemimpin Indonesia kembali diasingkan. Pemimpin Republik Indonesia itu diasingkan di Muntok, Bangka Belitung.

Meresmikan Tempat Pengasingan di Muntok

Saya diperintahkan oleh Pemimpin Daerah (Gubernur) untuk mengundang Yayasan Sultan Hamid II dalam acara Peresmian Nama Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning) dan Pemasangan Burung Garuda Raksasa di atas bangunan tersebut, pada tanggal 22 Desember 2018 merayakan Bulan Pengasingan dan diakuinya Kemerdekaan Penuh pada 27 Desember 1949 pada Konferensi Meja Bundar (KMB).