Opini

Merayakan Pontianak

Merayakan Pontianak

Pertama, Pasar. Tempat bertemunya permintaan dan penawaran. Orang-orang berisik saling bertransaksi. Komoditas diperdagangkan. Nyaris di tiap kacamatan ada pasar yang memantik kerumunan massa. Semakin bising pasarnya, semakin menggeliat ekonominya. Setidaknya ada lima pasar yang cukup terkenal di Pontianak. Di antaranya, Pasar Flamboyan yang terletak di persimpangan jalan Gajahmada, Pasar Dahlia di Sungai Jawi, Pasar Mawar di Jalan Cokroaminoto. Pasar Kemuning Kota Baru dan Pasar Parit Besar Jalan Tanjungpura.

Kedua, Warung Kopi. Orang-orang datang dari berbagai usia untuk sekedar menikmati suasana ngopi, memesan kopi pancong. Bahkan bagi warga yang berprofesi sebagai belukar segala barang, menjadikan warung kopi sebagai tempat berkantor dan bertransaksi. Warkop tradisional lalu menjadi mitos dan ikon destinasi kuliner Pontianak.

Pada saat yang sama menggeliat pula industri kopi premium yang digerakkan anak-anak muda kreatif. Memperkenalkan cara ngopi kekinian dengan mengedepankan rasa kopi. Kedai kopi premiun melengkapi ekosistem budaya ngopi yang telah dulu mapan.