Kecamatan Pakem berada di dataran tinggi. Ibukota Kecamatannya berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Kecamatan Pakem beriklim seperti layaknya daerah dataran tinggi di daerah tropis dengan cuaca sejuk sebagai ciri khasnya. Suhu tertinggi yang tercatat di Kecamatan Pakem adalah 32 °C dengan suhu terendah 18 °C. Bentangan wilayah di Kecamatan Pakem berupa tanah yang berombak, perbukitan serta pegunungan.
Letak Kecamatan Pakem yang berada di lereng Gunung Merapi dan memiliki objek wisata Kaliurang membuat sektor perdagangan, jasa, hotel & restoran menyumbang 40 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan Pakem. Sektor ini masih memungkinkan untuk dikembangkan dengan mulai diperkenalkannya wisata alam jelajah Merapi.
Saya jadi serasa dekat dengan Pakem karena Dr Leo Sutrisno sejak pensiun mengajar di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalbar kembali ke Pakem. Beliau banyak mengirim kisah-kisah dari Bumi Pakem.
Saya sebenarnya sejak 1993 sudah menginjakkan kaki ke Kaliurang. Bahkan saya disematkan mandat menjadi Presidium Pers Mahasiswa Wilayah Kalimantan dalam sebuah kongres di Kaliurang. Ternyata antara Kaliurang-Jogja dengan Pakem setali tiga uang. Sayang saya baru tahu sekarang. Tapi better late than never. Apalagi tahu ada Dr Leo Sutrisno di punggung bumi nan indah dan eksotis itu. Next time, I will Come to U Pakem. *
