Oleh : Novie Anggraeni
Minggu, 21 Juli 2019, hari ini adalah hari kelima aku mengikuti KKN Kebangsaan di desa Badau. KKN Kebangsaan merupakan kegiatan riset aksi kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan bekerjasama dengan LP2M IAIN Pontianak. Selain pengabdian, kami juga diharuskan untuk menyelesaikan penelitian skripsi. Aku yang dari awal ingin melakukan penelitian di desa Badau, sudah mempersiapkan proposal penelitian yang berkaitan dengan masjid pertama yang dibangun di desa itu. Namanya Masjid Nurul Huda.
Singkat cerita, masjid ini didirikan tahun 1968 oleh masyarakat dan aparat TNI yang dipimpin oleh panglima Ryachudu. Masjid Nurul Huda ini terletak di Jalan Dwikora Gang Haji Abu Bakar, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Akan tetapi, fakta yang kutemukan di lapangan saat ini masjid Nurul Huda telah berganti menjadi surau. Sedangkan dari data di kabupaten, masjid Nurul Huda masih termasuk sebagai masjid. Menurut Pak Zulkarnaen, salah satu tokoh agama di desa Badau, diperkirakan masjid Nurul Huda dipindahfungsikan ke masjid Nurul Hudud bersamaan dengan diresmikannya masjid tersebut pada tahun 1996 atas persetujuan dari Presiden Soeharto.
