Oleh: Nur Iskandar
Ini kisah nyata yang saya temukan di pinggir Kapuas. Sebuah surau berdiri dengan kokohnya sebagai saksi peradaban sungai terpanjang di Indonesia. Umurnya ditaksir lebih dari seabad, oleh karena hanya 50 meter di sebelahnya ada rumah super duper mewah pada zamannya pula. Rumah Hajah Salmah yang kini dipugar Pemerintah Kota sebagai Museum Budaye dengan konstruksi serta rupa-rupa sama persis wajah semula. Usia rumah Hj Salmah 114 tahun! Bagaimana pula surau wakaf sebelahnya?
Surau ini berdiri anggun dengan ukuran 10×10 meter. Kini hijau warna dindingnya, dan kayu konstruksi kanopinya. Indah menatap luasnya sungai Kapuas. Aktif dipergunakan warga sekitarnya hingga hari ini. Uniknya, wakaf rumah ibadah dalam bentuk surau, langgar, atau musholla ini telah ghoib adanya. Ghoib macam mana pula? Ya ghoiblah, sebab sudah tidak lagi diketahui siapa wakifnya dan siapa nazirnya. Inilah kisah mengurus tanah wakaf yang paling unik sedunia yang saya temukan sebagai anggota pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.
