Berita

Gawai “Juru Selamat” dan Pawai “Rahmat Bagi Lingkungan” Tak akan Saling Berbenturan

Gawai “Juru  Selamat”  dan Pawai “Rahmat Bagi Lingkungan”  Tak akan Saling Berbenturan
Pengamanan Kota Pontianak diperketat sejak Jumat, 19/5/17. Kondisi aktivitas masyarakat berjalan normal. Foto teraju.id /Nuris
Penjagaan di salah satu pintu masuk masjid raya Mujahidin. Foto teraju.id /Nuris
Penjagaan di salah satu pintu masuk masjid raya Mujahidin. Foto teraju.id /Nuris

Hal senada diakui teknisi listrik, Faisal. “Yang gawai punya keyakinan membawa selamat, sesuai ajaran agama menyebarkan cinta kasih bahkan juru selamat. Begitu pula Gerakan Bela Ulama dari kalangan umat Islam punya misi membawa rahmat bagi lingkungan. Kedua kelompok masa ini saya yakin tidak akan saling berbenturan, ” ungkapnya.
Dalam hal keamanan, Kapolda Kalbar di berbagai kesempatan menegaskan agar setiap individu masyarakat Kalbar tidak mudah terpancing emosi. Tidak memberikan peluang hidupnya provokasi, melainkan bersatu dan harmonis. Sebab keamanan sangat mahal harganya.
Aparat keamanan menurutnya akan bertindak profesional dan proporsional sesuai protap atau prosedur tetap.
Sementara itu tak jauh dari Rumah Radakng dan Mujahidin sebagai tempat konsentrasi massa, juga ada pameran ekonomi kreatif di Gedung Pontianak Convention Centre. Semua berjalan lancar dan normal.
Pedagang tetap buka lapak dan ruko. Ekonomi bergerak tanpa aral melintang.
Walau massa pawai dan gawai akan turun ke jalan raya, namun ada rute yang telah disepakati. Keduanya tak akan berbenturan.(Nuris)

1 Komentar

  1. Dwi Wahyudi
    May 20, 2017 pukul 7:11 am

    Islam itu rahmatan lil alamin, jadi jangan pernah kuatir dengan kaum Muslimin.

Komentar ditutup.