Berita

12 Tahun Membangun Poros Pontianak-Jerman

12 Tahun Membangun Poros Pontianak-Jerman

Dari pertemuan di Umass–kala sholat Jumat–di bulan Ramadhan–saya dan Yanti Mirdayanti terus menjalin kolaborasi. Dimulai dengan rajinnya Yanti Mirdayanti berkirim artikel ke Harian Equator tempat saya bekerja hingga ke Harian Borneo Tribune, serta terkini di Teraju.Id. Berbagai aktivitas dilakukan, termasuk kunjungan Yanti Mirdayanti dan Oliver Pye ke Kalbar.

Sukses ketiga terbitnya sejumlah buku dan artikel yang menganyam dan merenda poros Pontianak-Jerman. Satu buku rekam jejak itu ditulis Dwi Syafriyanti berjudul Bonntianak–poros Bonn dan Pontianak. Kini sejarah diperbesar skalanya ke Universitas Hamburg–universitas terbesar di negeri jawara sepakbola Der Panser tersebut dengan kita di Kalbar. Pun Kalbar tidak hanya berpatok dengan KEP dan Untan, juga mulai melibatkan OSO University dan SETC–Singkawang Educational Training Centre.

Gagasan memperbesar skala aktivitas dirintis dari IIJP–Institute Indo Journalist Programe–sebuah organisasi kecil dua angkatan para jurnalis yang mendapatkan grant pendidikan singkat di ITD-MA, USA. Komunikasi saya dan Yanti Mirdayanti pun mengerucut kepada Ikatan Sarjana Indonesia di Jerman–karena Yanti Mirdayanti mengajar di Bonn University serta kini ditarik ke Universitas Hamburg .