Berita

Alarm dari Banjir di Pontianak

Alarm dari Banjir di Pontianak

teraju.id, Pontianak— Banjir yang melanda Pontianak, Rabu (15/2) tidak biasa. Beberapa orang mengatakan sejak belasan tahun terakhir ini, baru kali inilah rumahnya tergenang air.

Sebagai warga Pontianak, kita ingat banjir besar terakhir awal tahun 2000. Sudah belasan tahun terjadi. Kala itu, hujan sangat lebat dan lama, mengguyur kota, plus laut pasang, membuat wilayah pantai –Pontianak dan sekitarnya, terendam air. Akibatnya, lalu lintas di sebagian besar wilayah kota, lumpuh. Kendaraan tidak dapat melintasi beberapa ruas jalan karena paras airnya mencapai lebih dari setengah meter.

Saya termasuk orang yang terperangkap di jalan –Jalan Komyos Soedarso, ketika itu. Saya bergerak dari wilayah kota hendak menuju ke ujung Pontianak Barat. Beberapa titik jalan, airnya merendam knalpot membuat motor yang saya pakai mogok. Motor diseret ke bagian jalan yang lebih tinggi. Setelah busi dikeringkan dan air di dalam knalpot dibuang, motor dapat dipakai lagi. Begitulah berulang-ulang hingga sampai di rumah. Untungnya, rumah yang ditempati agak tinggi sehingga luput dari rendaman banjir.

Beberapa teman menceritakan rumah mereka dimasuki air hingga puluhan centimeter. Barang-barang di rumah harus diselamatkan. Sebagian terpaksa terendam air. Tilam harus mengapung. Ember dan cangkir berenang.