“Haa…ini dia yang kita tunggu. Langsung pesan aja Dul,” tukasnya seperti biasa.
“Gimana produksi di pabrik?” Ujarnya to the point.
Baca Juga:Semua Orang Sama dan Setara
“Biasa bos. Pandai-pandai aja,” ujarku sekenanya.
“Oo…asal masih bisa produksi juga sdh bagus. Jaman sekarang ini masih bisa makan, bayar gaji karyawan juga sudah bagus.”
“Oke Minggu depan kita naik. Siapkan logistik. Dari Badau kita langsung ke Sabah, tembak ke Makau,” Lek Jo memberi rute operasi baru di akhir tahun.
“Minimal kita dapat setengahnya. Tuan Chen sudah ngontak Purnomo di Changi kemarin sore,” ujarnya lagi.
“Sip Lek. Saya siapkan paspor dan logistik.” (Bersambung)
*Foto cuma pemanis sahaja
