Ketika azan berkumandang, kami pun Bukberan dengan es kopyor merah disempurnakan dengan kurma, Lopes, goreng pisang keju dan bakwan.
Saat sholat Maghrib saya didapuk jadi imam dan membacakan QS Azzumar sesuai tematik ayat ke 75. Baru rakaat keduanya Al Ikhlas. Kemudian wirid dan doa dilanjutkan santap dinner dan bincang bincang.
Saat pulang saya membersamai Ir H Setiman H Sudin pulang ke kediamannya yang persis di belakang mesjid Ramadhan. Kami banyak berbincang soal leadership dan jurus praktis kehidupan.
Saya merasa beruntung datang awal dan pulang membersamai gudang ilmu yang punya pengalaman praktis memimpin per-PU-an, Mesjid Raya, dan juga Bupati Kabupaten yang relatif besar berbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia.
Alhamdulillah wayukurillah watabarakallah wanikmatillah. Ilahinniyah Alfatihah washallu ‘Alan Nabi. Rinduku benar benar terobati dengan bersua orang orang cerdas, berbudaya lagi berpola hidup sederhana nan sholeh.
Senan kumpul berjamaah karena berkahnya berlimpah. Gotong royong nan bernas tidak sekedar berbual bual serta ‘omon-omon koson’ belaka. Benar pula masuk transfer 1.5 juta mengikuti GWU via QRISH.
