“Yang pertama mengangkut anggaran, anggaran kita sudah besar untuk 2019. Walaupun dibandingkan dengan 2018 nilainya selisih 5 miliyar. Di 2018 1,174 triliyun di 2019 1,169 triliyun. Tapi kalau kita lihat dari segi kualitas, itu meningkat,” ucap Kapolda Kalbar.
Dalam hal ini, Didi Haryono menerangkan bahwa di Polda Kalbar sendiri ada 36 satker, didalamnya ada 13 satwil bahkan didalamnya lagi ada 155 polsek. Oleh karena itu Jenderal Berbintang dua ini menekankan agar gunakan angaran sesuai dengan peruntukkannya.
“Ini tentunya disikapi dengan komitmen kita semua agar anggaran diperuntukkan sesuai dengan peruntukannya. Jangan di bijak-bijakin lagi. Sudah semua diatur. Dan itu semua sesuai dengan usulan dan rencana peruntukan kita,” jelas Kapolda Kalbar.
Selanjutnya dalam penekanan kedua Irjen Pol Didi Haryono meminta agar para bawahannya untuk tetap menjaga komitmen dan selalu konsisten dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang telah diraih di tahun 2018.
“Tahun 2018 adalah tahun kita, tahun Polda Kalbar Berkibar. Tentunya berangkat dari 2018, 2019 sudah pasti bisa. Banyak hal-hal yang sudah kita torehkan di tahun 2018. Berdasarkan pengalaman di tahun 2018 tentunya di tahun 2019 lebih berkibar dan semakin berkibar,” sambungnya
Irjen Pol Didi menambahkan, ada empat jenis kejahatan yang perlu dipahami yaitu kejahatan konvensional, transnasional crime, kejahatan yang berimplikasi kotinjensi dan kejahatan yang merugikan kekayaan negara.
“Empat jenis kejahatan ini harus benar-benar dapat kita kelola sehingga warga masyarakat dan stakeholder diwilayah kita ini benar-benar terayomi dan benar-benar terlindungi,” tegas Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono. (r/cucu)
