Irjen Pol Drs Didi Haryono menjelaskan, sudah beberapa kasus penyelundupan narkoba di pontianak terungkap yang masuk melalui perbatasan dan begitu juga masuknya barang ilegal yang berhasil kita proses penyidikan di Polda Kalbar. “Barang itu diduga masuk melalui jalur jalan tikus atau jalan hutan menuju Kecamatan di wilayah perbatasan tujuan kota Kabupaten dan menuju Kota Pontianak,” katanya.
Polda Kalbar mempunyai program 100 hari, bahkan sudah selesai tahap-III. Ia mengatakan banyak pencapaian pada setiap tahapnya, terutama dalam bidang penegakkan hukum yang berhasil mengungkap kejahatan-kejahatan konvensional yang berdampak langsung terhadap kamtibmas terutama curat, curas, curanmor dan narkoba.
“Melalui Press Conference, setiap capaian kegiatan penegakkan hukum telah kita sampaikan kepada media massa, sehingga masyarakat mengetahui kinerja anggota di lapangan,” ungkapnya.
Comander wish Kapolri menjadi atensi jajaran Polda Kalbar, yang kita jabarkan dalam hakikat tugas Polri sebagai pemelihara kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat juga sebagai penegak hukum. “Melalui setiap tahapan program 100 hari kerja Polda Kalbar, hal tersebut kita bersama wujudkan dengan semboyan Polda Kalbar Berkibar (berkerja dengan benar) dengan komitmen zero ilegal dan zero tolerance,” terangnya.
