“Strategi yang pertama adalah strategi pengkondisian dimana strategi ini sangat tepat sekali untuk menghadapi berbagai situasi yang tujuannya adalah untuk mencegah dan menangkal agar tidak terjadinya gangguan Kamtibmas. Oleh karenanya, strategi ini dilaksanakan pada kegiatan kepolisian yang bersifat normal dan berjalan sepanjang tahun,” ujar Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs Moechgiyarto SH M.Hum.
Dalam strategi pengkondisian hal yang dilakukan adalah dengan metode door to door system. DDS ini bukan milik Binmas saja, DDS ini adalah metode atau cara kita untuk bekerja, jadi bisa dilakukan oleh fungsi-fungsi yang lain.
“Dalam DDS ini tentunya akan ada kaitan bila dibawa ke dalam pemilu 2019 yang kita tahu bahwa pemilu ini sangat unik karena dijadikan satu antara Pileg dan Pilpres sehingga banyak permasalahan-permasalahan yang muncul. Contoh permasalahan yang muncul seperti pemilih ganda. Kondisi ini tentunya yang harus diantisipasi,” kata Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs Moechgiyarto SH M.Hum.
