Diingatkan juga kepada warga Kalbar, ke depan, dalam menyikapi agenda nasional seperti Pileg dan Pilpres 2019 yang telah memasuki tahapan kampanye. Tahapan yang paling meriah dalam sebuah pesta demokrasi maka sebelum kita mencapai puncak pesta rakyat yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 17 April 2019, mari mulai hari ini melalui Istighotsah dan Shalawat Nariyah dalam rangka memperingati hari Santri Nasional.
“Marilah bersama-sama kita jadikan provinsi Kalbar sebagai percontohan bagi provinsi lain di dalam menjadi daerah yang paling aman, paling damai, paling elegan, paling mantap, serta paling tertib dan paling bermartabat di Indonesia,” ujar Kapolda Didi Haryono.
Perbedaan, multi etnis dan keragaman budaya di Kalbar menjadikan ciri khas Bangsa Indonesia, hal ini adalah salah satu nilai kekayaan Indonesia, di mana keberagaman tersebut disatukan dengan bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Arus globalisasi, ancaman modernisasi bukanlah suatu hal yang bisa menggantikan nilai – nilai dan budaya bangsa, sehingga persatuan dan persatuan tetap adalah hal yang utama, baik dalam pesta demokrasi dan perbedaan apapun kita semua disatukan oleh semangat kebangsaan dan budaya demokrasi Pancasila,” tutupnya. (r/cucu)
