Febriana Firdaus kelahiran Kalisat di Kabupaten Jember pada 1983. Pada 2007, Febriana lulus dari Universitas Airlangga, Surabaya, dan bekerja buat harian Jawa Pos, lantas lima tahun bekerja buat Tempo di Jakarta, termasuk ikut bagian investigasi Tempo.
Dia pindah ke multimedia Rappler, perusahaan asal Manila, cabang Jakarta pada 2014. Pada Juni 2016, ketika meliput protes Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia terhadap seminar anti-pengungkapan tragedi 1965, Febriana diintimidasi segerombolan milisi Front Pembela Islam. Rappler dituduh pro-komunis maupun pro-LGBT. Febriana memutuskan mundur dari Rappler karena beda pendapat soal prosedur liputan. Dia kini menulis freelance buat BBC, Jakarta Post, Time dan Vice serta ikut team redaksi blog Ingat 65.
Febriana Firdaus Dapat Penghargaan Keberanian dalam Jurnalisme
