Berita

Gubernur dan Kapolda Pastikan Kesiagaan Menjaga Karhutla

Gubernur dan Kapolda Pastikan Kesiagaan Menjaga Karhutla

Melalui gelar pasukan ini, kita memastikan kesiapsiagaan personel dan prasarana perorangan maupun kesatuan dalam menangani Karhutla yang menjadi perhatian serius baik nasional maupun internasional. Hal ini mendorong dikeluarkannya instuksi Presiden Republik Indonesia nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Menurut data yang dikeluarkan oleh BKSDA Provinsi Kalbar, jumlah Hot Spot yang ada di Kalbar mengalami penurunan setiap tahunnya, pada tahun 2013 sebanyak 3219, tahun 2014 sebanyak 5277, tahun 2015 sebanyak 2724, dan tahun 2016 sebanyak 1565. Dimana titik yang paling rentan adalah kawasan area peralihan lain.
Pada tahun ini, data sementara dari aplikasi android “LAPAN FIRE HOTSPOT” tanggal 2 agustus 2017 menunjukkan fluktuasi titik api di Kalbar pada angka  13 – 28 hotspot yang terkonsentrasi di daerah Kuburaya, Kapuashulu, Ketapang dan Sintang.

Inilah kesempatan bagi kita untuk melayani masyarakat secara nyata, dengan menunjukan kesiapsiagaan dan keseriusan dalam menanggulangi karhutla ini. kita harus segera akhiri bencana tahunan agar tidak berdampak pada kesehatan masyarakat, aktifitas belajar di sekolah-sekolah, aktivitas perkantotan dan pusat pelayanan masyarakat, jadwal penerbangan, aktivitas perekonomian, kelestarian lingkungan hidup, serta bidang kehidupan masyarakat lainnya.

Untuk itu, Cornelis mengajak seluruh pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat Kalbar untuk lebih meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan Karhutla ini.