Turut menjadi fokus dalam ignition ini adalah bagaimana membangun bisnis berbasis pemecahan masalah. “Di Jakarta, tukang ojek saja bisa berpenghasilan 5 hingga 6 juta perbulan kerena terorganisir dalam sebuah aplikasi. Maka Angkuts di masa akan datang harus bisa mengorganisir para pemulung di balik misi mengurangi timbunan sampah di Pontianak,” ujar Muhammad Hafiz Waliyuddin, inventor Angkuts, startup lokal Pontianak yang berbasis aplikasi.
Ekosistem startup digital di kota Pontianak sudah sangat baik. Dukungan pemerintah kota, maupun fasilitasi dari Pontianak Digital Stream bisa menjadi motivasi untuk membuat sebuah startup. (Meiry)
