Berita

ILBI Sukses Gelar Gawai Bahasa Ibu

ILBI Sukses Gelar Gawai Bahasa Ibu

Ada sekitar 102 orang sukarelawan yang bersedia menampilkan bedabol dan bekesah, baik secara berkelompok maupun individu. Bahasa-bahasa yang digunakan adalah Melayu Pontianak-Kubu Raya-Mempawah, Sambas, Sukadana, Ketapang, Sekadau, Sintang, Selimbau, dan Melayu Putussibau-Semitau; Dayak Banyadu, Kanayatn, Bemak, Badameo, Badamea, Simpang, Bakati, Bakaeh, Kantuk, Jawatn, Ulu Sekadau, dan Ketungau Sesat; bahasa lain Madura, Bugis, Sunda, dan Jawa.

Lebih lanjut Dedy Ari Asfar mengemukakan kegiatan ini juga sebagai upaya mengapresiasi kontribusi para sukarelawan Indonesia Melestarikan Bahasa Ibu. Menurut Dedy selama ini para sukarelawan sudah ada yang menyumbang kosakata dan istilah yang disebarkan melalui fansfage FB Indonesia Melestarikan Bahasa Ibu.
“Ini kegiatan yang pertama, insyallah kita akan menggandeng lebih banyak lagi pihak lain untuk berpartisipasi dalam Gawai Bahasa Ibu II tahun depan,” jelas Dedy Ari Asfar.