Melalui gerakan “Jual buku untuk cetak buku” (karena meminjam uang adalah hal yang mustahil membawa hasil, dan pemberian derma sangat dijauhi oleh Penerbit Padasam), kemudian beberapa sahabat CGR yang tergerak. Delapan nama pertama adalah: Prof. Dr. Pudentia MPSS (Ketua Asosiasi Tradisi Lisan), Dr. Bondan Kanumoyoso (Mantan Dekan FIB UI), Hendaru Tri Hanggoro (Pemred abad.id), Idrus F. Shahab (mantan wartawan senior Majalah TEMPO), Yaprita Sirait (Notaris/PPAT), dan Prof. Dr. Edi Sukardi (Guru Besar FKIP UHAMKA dan Ketua Pusat Studi Betawi UHAMKA). Dari nama-nama ini, tidak ada yang berdarah Tionghoa. Nama-nama para “donatur” ini akan ditampilkan dalam halaman Ucapan Terima Kasih. Adapun penggalangan dana melalui penjualan paket tiga buku seri Sastra Indische: Max Havelaar, Oeroeg, dan Fientje de Feniks.
“Jual Buku untuk Cetak Buku”
