Berita

Kalbar Provinsi Pantun-Kota Pontianak Ibukota Pantun Dunia

Kalbar Provinsi Pantun-Kota Pontianak Ibukota Pantun Dunia
Foto: Presiden Lecture diwakili Bappenas, Gubernur, para tokoh budaya dan Panpel Harpandu - Hartunas 2025 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, 16-17 Desember 2025. Keep success keep forward.

(Sebab si Abang baet ati. Suke traktir).

Masih banyak pantun pusaka Melayu Pontianak seperti menegasikan metafora flora fauna di sekitarnya.
Contoh, “
Ikan kepete’//
masak asam pedas//
Si Anu gemok pendek//
Diye terimak dengan ikhlas//

Ketiga: Deklarasi Harpandu di tepian Kapuas. Dipriklamirkan pada 16 Desember 2023 bersama sejumlah negara, menyusul rekomendasi perlunya Indonesia memiliki hari pantun. Seminar nasional di Universitas Tanjungpura dan dibuka oleh Mendikbud Mas Nadiem Makarim.

Pantun WBTB Unesco. Diperjuangkan ATL/DPP MABM Kalbar bersama Pusat, Riau, Kepri, Jawa, Sumatera bahkan Malaysia. Lahir SK Menbud No 163/M/2025 tertanggal 7 Juli 2025 ditandatangani Menbud Dr Fadli Zon tentang Hari (Raya) Pantun.

Sebagai Provinsi besar dengan luas 1.5x Jawa plus Bali, kita mesti sambut baik SK Menbud tersebut. Mesti ajeg sosialisasi dengan penguatan Kalimantan sebagai lumbung pantun. Kalbar sebagai Provinsi Pantun Dunia dan Kota Pontianak sebagai Ibukota Pantun Dunia.

Komunitas. Sekolah. Kampus. ASN. Swasta mesti menyikapi posisi strategis ini sebagai Geostrategis Kultural. Bahwa pantun kelas dunia menjadi mindset bahwa kita bisa unggul. Juara 1 soal sastra lisan.
Modal intelektual, sosial dan spiritual. Tentu kaya kreasi sebagai pelestarian dan pemajuan kebudayaan. *