in ,

Lima Kekuatan Dasar Menuju Perubahan Meraih Kebangkitan Umat dan Bangsa

Hikmah Tahun Baru Islam: 1 Muharram 1442 H

wajidi sayadi, umat
Wajidi Sayadi

Oleh: Wajidi Sayadi

Sebagai apresiasi rasa syukur dan senang saya mengucapkan:
Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1442 H.

Mengapa kalender tahun Islam disebut Hijriyah, disingkat dengan huruf H (1442 H)?
Karena penetapannya didasarkan pada momentum hijrahnya Nabi Muhammad SAW. ke Madinah.

Mengapa didasarkan pada momentum hijrah?
Jawabannya, karena hijrah merupakan tonggak awal kesadaran perubahan menuju kebangkitan dan kemajuan.

Mengapa setelah hijrah, umat Islam bisa berubah, kuat dan maju? Jawabannya karena beberapa kebijakan Nabi Muhammad SAW di masa hijrah di Madinah, yaitu:

  1. Membangun masjid sebagai sumber kekuatan spritual, mental, dan intelektual. Sekaligus sebagai pusat kaderisasi.
  2. Mempersaudarakan antara Anshar sebagai penduduk lokal dengan Muhajirin sebagai pendatang sebagai kekuatan sosial.
  3. Membuat Piagam Madinah yang terdiri dari 47 pasal yang memuat kesepakatan antara Muslim dengan Yahudi, Nasrani dan Majusi dalam hal ikatan tatanan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai kekuatan politik dan konstitusi serta organisasi.
  4. Membuka pasar-pasar sebagai sumber perekonomian dan pemberdayaan masyarakat.
  5. Menyiapkan banyak sekretaris dan intelejen sebagai kekuatan media informasi dan komunikasi. Nabi Muhammad SAW. didampingi 50 sekretaris.

Mengambil hikmah dan pelajaran dari menyambut Tahun Baru Islam dalam hubungannya dengan peristiwa hijrah Nabi SAW. untuk kebangkitan Umat dan bangsa adalah dengan lima kekuatan tersebut, yaitu:
(1) kekuatan mental spritual dan intelektual,
(2) kekuatan sosial,
(3) kekuatan politik dan organisasi,
(4) kekuatan ekonomi, dan
(5) kekuatan media informasi dan komunikasi.

Lima kekuatan ini sebagai amunisi, bekal dan modal menuju perubahan dalam meraih kebangkitan, menata kehidupan masa depan umat dan bangsa yang lebih baik dan berkualitas dengan segala macam tantangannya

Semoga.

Pontianak, 1 Muharram 1442 H/20 Agustus 2020 M

Written by Wajidi Sayadi

masri sarep putra 1

Fin de Siecle

mesjid-raya-campalagian

Mengenang 55 tahun Robohnya Masjid Raya Campalagian Polman