teraju.id, Pontianak – Pasar tradisional biasanya identik dengan becek, panas, pengap serta bau dan hal-hal kurang menyenangkan yang lain. Tetapi apa jadinya bila di pasar ternyata ada yang menari, bermain musik, membacakan puisi, menampilkan pertunjukkan teater serta berbagai macam kegiatan menghibur lainnya.
Pertunjukan tersebut diselenggarakan di tiga pasar rakyat tertua yaitu pasar Kenanga, Pasar Tengah dan Pasar Kapuas Besar dalam rangka memeriahkan Festival Rakyat Kote Pontianak 2017. Dengan tajuk “Pegi Pasar Yok” Festival ini sukses menyedot perhatian masyarakat kota Pontianak. Antusiasme warga sekitar pasar dan para pedagang di pasar tersebut pun baik.
Hiburan yang ditampilkan seperti pertunjukan seni dari para mahasiswa Prodi Seni Tari dan Musik FKIP UNTAN, Rumah Teater, pameran fotografi dengan aktifitas di pasar sebagai objek, peragaan busana dengan motif khas daerah, literasi puisi dan pertunjukkan lainnya yang melibatkan beberapa komunitas seniman lokal Pontianak.
Festival makin semarak dengan berbagai lomba yang meliputi lapak indah yang diikuti oleh para pedagang baik di Pasar Tengah, Pasar Kenanga, dan Pasar Kapuas Besar, lomba foto selfie, serta lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak.
