Kesepakatan-kesepakatan yang telah ditandatangani bersama ini, diharapkan tidak sekedar kata-kata atau sekedar dokumen saja tetapi benar-benar dapat dioperasionalkan di lapangan, sehingga apa yang menjadi permasalahan di daerah perbatasan perairan seperti adanya illegal logging, illegal fishing, peredaran narkotika dan permasalahan-permasalahan lainnya dapat dieliminir.
Memang untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah, karena selain peraturan perundang-undangan kedua negara yang berbeda, juga karena wilayah perbatasan atau sempadan kedua negara tetangga cukup panjang yang mampu menghubungkan kedua negara yang masih satu rumpun melayu, untuk melakukan berbagai aktivitas, yang kadangkala sudah melanggar hukum, namun tidak disadari, bahkan hal itu merupakan sesuatu yang sudah berlangsung lama dan menjadi tradisi sehingga menyulitkan Kepolisian kedua negara dalam menjaga wilayahnya, ungkapnya.
Oleh karena itu, rapat bersama atau mesyuarat seperti yang baru saja kita lakukan ini, sangat bermanfaat dalam upaya menyamakan persepsi dan meningkatkan ketrampilan patroli serta kerjasama, sehingga akan melembaga dalam bentuk suatu mekanisme penanggulangan kejahatan atau pelanggaran oleh Kepolisian kedua negara.
Dengan dilaksanakannya rapat bersama ini, diharapkan selain menghasilkan kesepakatan kesepakatan tentang jadwal patroli terkoordinasi di wilayah perairan, juga mampu menghasilkan suatu komitmen tentang prosedur yang elastis dalam setiap menangani suatu tindak kejahatan yang terjadi, sehingga memudahkan Kepolisian kedua negara dalam menegakkan supremasi hukum di wilayah hukum masing-masing, imbuhnya.
