teraju.id, Bogor — Arah perjuangan Pemuda Muslimin Indonesia diteguhkan kembali. Di Green Forest Hotel, Bogor, Majelis Syuro XIV resmi dibuka. Mengusung tema “Sinergi dan Kontribusi Pemuda Muslimin Indonesia dalam Mewujudkan Asta Cita”, perhelatan nasional ini menjadi ajang merapatkan saf dan menyatukan langkah menuju agenda besar umat, bangsa, dan negara.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia (PSII), KH. Muflich Chalif Ibrahim, yang menandai dimulainya rangkaian sidang strategis organisasi.
Majelis Syuro XIV kali ini berlangsung dalam suasana keprihatinan. Bencana alam melanda sejumlah wilayah di Sumatra, menyisakan duka mendalam. Ketua Umum Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia, Muhtadin Sabili, menyinggung bahwa kerusakan lingkungan akibat tangan-tangan tak bertanggung jawab menjadi salah satu pemicu yang tak bisa diabaikan.
“Kita berdoa agar saudara-saudara kita di Sumatra diberi kekuatan. Negara harus hadir, sekaligus bertindak tegas terhadap para perusak lingkungan,” ujarnya.
Muhtadin menegaskan bahwa Pemuda Muslimin Indonesia harus tampil sebagai kekuatan strategis dalam mendorong terwujudnya Asta Cita. Organisasi, katanya, harus dibangun layaknya satu saf yang rapi, efektif, dan siap bergerak.
Dalam sambutan pembukaan, KH. Muflich Chalif Ibrahim juga menyampaikan empati mendalam atas bencana tersebut. Ia mendorong pemerintah untuk menetapkan status bencana nasional mengingat luasnya dampak dan urgensi penanganan.
“Ini bukan sekadar musibah daerah. Sudah selayaknya dipandang sebagai bencana nasional yang memerlukan solidaritas dari seluruh elemen bangsa,” tegasnya.
Beliau menambahkan, Majelis Syuro XIV merupakan momentum penting untuk merumuskan peta jalan organisasi ke depan: memperkuat konsolidasi, menyamakan visi, hingga memperkokoh struktur dari pusat hingga daerah.
Delegasi dari berbagai penjuru tanah air hadir dalam forum ini: Papua Barat, Papua Barat Daya, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan lainnya. Termasuk pula perwakilan dari 179 kabupaten/kota. Kehadiran ini memperlihatkan kuatnya soliditas dan semangat persatuan yang selama ini menjadi ciri khas Pemuda Muslimin Indonesia.
Majelis Syuro XIV diharapkan melahirkan keputusan yang progresif, solutif, dan berdampak nyata. Di tengah dinamika zaman, forum ini menjadi peneguhan bahwa Pemuda Muslimin Indonesia tetap tegap berdiri sebagai kader umat dan bangsa. (r/Jum)
