Alhamdulillah, sekitar pukul 10.00 Wib, Sabtu (15/10). Usai diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, dengan ditandai penandatanganan. Seluruh pengujung dan masyarakat, termasuk saya dapat masuk. Melihat langsung keindahan Masjid Agung Oesman Al-Khair, dari dalam yang memiliki gaya arsitektur modern mirip Masjid Apung Arrahmah di Jeddah, Saudi Arabia.
Di dalam masjid terlihat, di atas dinding dihiasi ornamen kaligrafi yang indah warna kuning keemasan. Ada empat pilar peyangga di dalam masjid. Ada sembilan pintu masuk terbuat dari besi tralis bercat hitam motif seperti bunga. Tiga di depan , tiga di samping kanan dan tiga disamping kiri. Tempat wudhu terletak disebelah kiri dari depan pintu masuk.
Saya pun mengambil air wudhu. Shalat Tahiyyatul Masjid dan Shalat Dhuha, saya laksanakan. Subhaanallah, niat saya melaksanakan shalat di Masjid Agung Oesman Al-Khair sejak pertama kali melihatnya, akhirnya tercapai. Bahkan beberapa pengunjung, juga melaksanakan shalat, bahkan betah berlama-lama di dalam masjid tersebut.
Saya menilai Masjid Agung Oesman Al-Khair, bisa menjadi ikon wisata religi bagi Kabupaten Kayong Utara. Keindahan dan letak yang strategis. Mudah dijangkau, menjadi keunggulannya. Dan menjadi pusat ibadah bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara, khususnya yang berada di dekat lokasi masjid.
