Wilayah itu juga diharapkan menjadi tempat bagi ilmuwan dari berbagai penjuru dunia datang belajar tentang bencana geologis untuk pemanfaatan mitigasi secara nasional. Kedua, menetapkan kawasan pertumbuhan ekonomi berbasis industri ekstraktif yang padu dengan tujuan pengurangan risiko bencana untuk kawasan Timur.
Ketiga, perlu dicetuskan kawasan yang secara potensial dapat dijadikan sebagai pusat wisata, sekaligus sasaran pemanfaatan ruang berbasis industri wisata.
“Kita harus belajar dan melatih semua stakeholder dalam menyusun rencana pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana dalam skema: rakyat, investasi, dan pemerintah,” tegasnya. (r/wenny)
