“Operasi Liong Kapuas 2017, dilakukan lebih mengarah kepada operasi kemanusian, yakni menjaga tempat-tempat atau rumah ibadah, pusat perbelanjaan dan objek wisata bagi warga Tionghoa yang akan merayakan Imlek dan Cap Go Meh di 14 kabupaten atau kota di Kalbar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Polda Kalbar memfokuskan di lima wilayah yakni Pontianak, Mempawah, Singkawang, Bengkayang, dan Sambas.
“Dalam pengamanan Imlek dan Cap Go Meh juga dibentuk sebanyak 15 pos pengamanan, yakni di Pontianak sebanyak tujuh pos, Singkawang empat pos, Mempawah satu pos, Bengkayang dua pos, dan Sambas sebanyak satu pos,” ujarnya.
Wakapolda Kalbar mengimbau seluruh masyarakat Kalbar untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2017 di Kalbar dan Indonesia umumnya berjalan lancar.
Tidak menutup kemungkinan wisata domestik maupun wisatawan mancanegara akan berkunjung ke Singkawang dan Pontianak. Menurutnya tingkat kriminalitas lebih tinggi, oleh sebab itu Wakapolda memerintahkan peresonelnya untuk lebih memperketat pengamanan di wilayah tersebut.(guntur)
