Pada kesempatan yang sama, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie dalam sambutannya menyampaikan bahwa Cap Go Meh mulai tahun 2019 sudah menjadi event nasional / Wonderful Indonesia 2019, artinya kementrian kebudayaan dan pariwisata telah memasukkan CGM menjadi 100 of event tahun 2020.
Cap Go Meh menjadi daya magnet untuk Kota Singkawang. Itu terlihat dari ramai pengunjung yang datang dari berbagai negara itu menjadi peluang multi player efek.
“Prestasi, Kota Singkawang sebagai kota tertoleran nomor satu se- Indonesia. Sebagai kota wisata, Rasa aman nyaman dan tenteram agar investor hadir di Kota Singkawang ditindaklanjuti dengan pemancangan tiang pertama bandara Kota Singkawang oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi,” kata Tjhai Chui Mie.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Dr Syarif Kamaruzaman, menyebut Cap Go Meh artinya malam ke-15, adalah hari terakhir perayaan. “Kalimantan Barat ini, satu-satunya provinsi yang merayakan di Indonesia. Karena Kalimantan Barat memiliki berbagai ragam budaya, suku, agama. Dan menyimpaan potensi budaya yang unik,” kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Dr Syarif Kamaruzaman.
