teraju.id, Pontianak – Dua Rektor Universitas Tanjungpura saya saksikan diantar oleh ribuan orang. Pertama, Prof Mahmud Akil. Kedua, Prof Thamrin. Sama-sama disalatkan di Mesjid Kampus Almuhtadin Universitas Tanjungpura. Iring-iringan kendaraan roda empat sampai 2 km! Prof Mahmud dimakamkan di pemakaman muslim BLKI, sedangkan Prof Thamrin di tanah wakaf untuk makam keluarga. Namun sama sama sepelemparan batu saja dari Universitas Tanjungpura. Sekira radius 1 km saja.

Rumah duka Prof Thamrin sejak subuh, Selasa, 12 April sudah dipadati pelayat. Saya mendapati Komisaris Utama Bank Kalbar Prof Dr H Eddy Suratman bersama istri. Juga ada Prof Dr Ahadi Sussilosiawan dan Dr Jumadi, S.Sos, M.Si. Terdapat team fardhu kifayah Mesjid Almuhtadin Untan lengkap dengan mobil jenazah.
Di antara ribuan pelayat, tampak Walikota Pontianak Ir H Edi Rusdi Kamtono dan mantan Walikota 2 periode Cq Gubernur Kalbar 1 periode H Sutarmidji, SH, M.Hum. Keduanya dalam barisan utama mensholatkan mayit di depan mihrab. Mesjid Muhtadin sendiri penuh dibanjiri jamaah. Dalam rangkaian Zuhur berjamaah.
Ketika salat jenazah dilakukan, langit sempat gelap seolah turut berduka. Hujan mengguyur deras seolah alam pun menangis. Sesekali terdengar petir dan halilintar seperti tembakan salvo tradisi militer.
