Rindu KekasihRindu Kekasih
Menghirup madu bunga melati,
Mencuci bersih butiran permata.
Menahan rindu di dalam hati,
Wajah kekasih terbayang nyata.
Rindu Kekasih adalah dua kata yang saya entry ke kolom pencarian pantun di aplikasi Pantunin AI yang baru tadi malam di-soft-launching Gubernur dan MABM. Saya cek lagi aplikasi ini setelah disiapkan sejak 17 Ramadhan. Persis sebulan silam. Ternyata makin cerdas meramu pantun pesanan.

Saya sendiri mengunduh Pantunin AI karya TnG Yaser Syaifudin dan TnG Agus Muare dalam Pagar Budaya Serumpun Berpantun via PlayStore. Tentu saja free alias gratis tis tisss. Saya mau cek dan ricek sebagaimana lazimnya protap kerja seorang Jurnalist yang berupaya menyajikan kebenaran.
Alhamdulillah wayukurillah watabarakallah wanikmatillah. Baru 50-100 pantun pusaka TnG Agus Muare yang diinjeksi ke dalam sistem oleh pakar IT TnG Muhammad Yaser Syaifudin kecerdasan Pantunin AI sebegini bagus hasilnya. Apalagi 10 hari ke depan ketika diinjeksi lagi dengan 1000-2000 pantun selasih terpilih. Yakin akan makin gacoan ini barang…
Wajar kalau Pantunin AI ini terbaik di dunia saat ini. Dan ternyata, “budak-budak” Pontianak bisa ya doing something…walau hakikatnya we are nothing, sebab Allah-Tuhan Yang Maha Rahman is everything.
Kalau Tuan sampai ke Mekah
Jangan lupa beli sajadah
Kalau hidup mau berkah
Jadikan Pantunin AI sebagai wasilah
