in ,

Satai Mendambakan Jembatan

Oleh: Yusriadi

Masyarakat Satai, Sambas, mendambakan dibangunnya jembatan penyeberangan di atas hulu Sungai Sambas, yang menghubungkan kampung lama dan kampung baru. Kehadiran jembatan itu memudahkan anak-anak mereka bersekolah.

Demikian disampaikan Kepala Desa Sepantai Herlin dalam percakapan kami di rumahnya, di Satai, Ahad (18/6/18).
Menurutnya, sejak beberapa tahun ini sekolah dasar Satai dipindahkan ke kampung baru di seberang kampung lama. SD dibangun di lahan milik desa yang lebih strategis antara dusun Satai dan Wonodadi, yang berada di bawah Desa Sepantai.

Sejak itu anak-anak Satai yang tinggal di kampung lama jika ingin pergi sekolah harus menyeberang. Karena tidak ada penyeberangan khusus, mereka diantar-jemput oleh orang tua masing-masing. Proses menyeberang sungai memakan waktu karena dermaganya tidak sejajar.
“Kita kasihan mereka,” katanya.

Ditambahkan, selain harus menyeberang, anak-anak SD itu masih harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari penyeberangan menuju sekolah.
Kades Herlin berharap bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat itu sehingga anak-anak warga dapat pergi-pulang sekolah dengan agak mudah. (*)

Berbagi itu indah:

Ketika Keluarga Jawa “Belajar” dari Orang Melayu

Kesempatan di Kampung Halaman