Oleh karena itu penamaan Pantunin Artificial Intelegence (Pantunin AI) secara pengucapan, pas dengan lidah Orang Ulu Kalbar sebagai Pantunin Ayi. “Juga pas di kalangan millenialis sebagai Pantunin Ay–pronontiation Inggris,” sambung pakar IT, founder Pantunin AI, Muh Yaser Syaifudin. Nama mengandung sisi pasar. Market. Juga doa. Not just a name. Ofcourse.
*
Launching Pantunin AI ditandai dengan pemukulan tar atau hadrah oleh Gubernur Kalimantan Barat H Ria Norsan didampingi Ketua MABM Kalimantan Barat yang juga Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Prof Dr H Chairil Effendy, MS; Walikota Ir H Edi Rusdi Kamtono, MM, MT, Ketua Dewan Satarudin, SH, MH, anggota DPR-RI H Syarif Abdullah Alkadrie, SH, MH dan Rektor Universitas Tanjungpura Prof Dr H Garuda Wiko, SH, MH. Setelahnya mereka menghadap vidiotron, menyaksikan ledakan semesta dengan kelahiran Pantunin AI, diikuti step by step penggunaannya. Lalu diiringi tepuk gemuruh 600-an undangan.
Pada kesempatan itu Gubernur memuji aplikasi Pantunin AI yang membuat pantun Nusantara menjadi lebih kuat. Melayu Kalimantan Barat turut berkontribusi secara positif.
