Berita

Surat Terbuka Buat BUYA OSO – God Father Kalbar

Surat Terbuka Buat BUYA OSO – God Father Kalbar
Buya OSO pidato tentang Kepahlawanan Sultan Hamid di Gedung Pontianak Convention Centre, bertepatan dengan peluncuran buku Sultan Hamid Sang Perancang Lambang Negara, 12 Juli 2013. Buku biografi Sultan Hamid ditulis Anshari Dimyati, Turiman Faturahman Nur dan Nur Iskandar.

teraju.id, TNN – Di dalam WhatsApp Group yang terdiri dari tokoh-tokoh politik dan tokoh masyarakat serta intelektual Kalbar, Buya Oesman Sapta Odang (OSO) dirujuk sebagai “God Father” Kalbar. Bapak Bangsa dari Kalbar. Beliau diharapkan mengomunikasikan kepahlawanan Sultan Hamid II kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo. Karena merupakan hak prerogatif seorang Presiden RI dalam mengangkat pahlawan nasional.

Kemudian para ilmuan sejarah juga menyatakan tidak ada manusia yang sempurna sehingga pahlawan itu dilihat dari sudut mana kita memandangnya, yakni jasa-jasanya yang besar bagi bangsa dan negara. Dan Sultan Hamid mempunyai jasa besar pengakuan kedaulatan dari Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945, Bapak Otonomi Daerah dan Bapak Diplomasi Indonesia selain jasanya menyatukan bangsa melalui Lambang Negara.