Berita

Ustadz Lukman Bagikan Obat PHK

Ustadz Lukman Bagikan Obat PHK

Sebagai otokritik umat Islam, Lukman menjelaskan ketidak-bahagiaan bertumpu pada patologi sosial PHK tersebut. Di mana setiap orang akan dihinggapi rasa sakit, baik fisik maupun psikis. Lalu ada saja masalah bersangkut paut dengan hutang piutang maupun masalah keluarga. “Menyikapi hal tersebut, kita koreksi diri. Misalnya sudah sejauh mana kita menjalankan perintah Allah serta menjauhi semua larangannya?”

Kata Lukman, ayah dari empat anak ini, jangan harap bisa membangun keluarga yang harmonis, karir yang bagus, apalagi perubahan sosial masyarakat jika bangun shalat subuh saja tidak beres. “Betul tidak?” ujarnya retoris. Sementara di dalam shalat selalu dibaca Alfatihah di mana kita semua diajarkan,

“Iyyakana’budu waiyya kanash ta’iin. Kepada-Mu kami menyembah dan kepada-Mu kami mohon pertolongan.” Sudah jelas di sana ditabalkan bahwa kita ini berkewajiban menyembah dahulu baru minta tolong. Atau bekerja dulu baru mendapatka upah. Bukan sebaliknya.

Lalu ustadz muda dan populer di Kalbar ini mengupas hikmah shalat berjamaah di masjid. “Allah akan panjangkan umurnya, sehatkan fisik dan batinnya, diwafatkan khusnul khatimah, dilapangkan kubur serta dibangkitkan dari kubur bersama orang-orang shaleh (baik). Juga dipanggil masuk ke dalam syurga tanpa hisab.”