in

Webinar Perdana Hapalan Quran Indonesia

webinar sulthan annasira

teraju.id, Sulthanan Natsiro – Takmir Mesjid Pemuda, Sulthan Annashiro menyelenggarakan webinar nasional bagi pemuda Indonesia yang hendak menghapal Quran dengan cara mudah.

“Mau menghafal Quran? Tapi susah?- Sibuk dan gak ada waktu?- Dan bukan dari pesantren? Jangankan ngafal, ngaji aja belum lancar?- Gak tau cara yang mudah?- Uda hafal tapi cepat hilang? Uda tua mau menghafal? Gak ada tempat dan teman buat ngafal? Dan masih baaanyaaak pertanyaan dan pernyataan soal menghafal Quran ini . . .” Begitu ulas takmir masjid pemuda, Sulthan Annashiro yang kini jadi debutan anak muda Pontianak pada khususnya dan Kalbar pada umumnya.

“InsyaaAllah semua pertanyaan di atas akan dikupas tuntas di *“WEBINAR JADILAH KELUARGA PENGHAFAL QUR’AN bersama Bang Berri el-Makky (Founder RiiLHijrah)” ungkap Yunus, dari Sulthan Annashiro.

Di webinar pertama kali yang diadakan ini, akan ada banyak RAHASIA-RAHASIA dalam menghafal Quran dan METODE menghafal yg insyAllah telah di praktekan ratusan bahkan ribuan orang dari segala usia (5 – 70 tahun) dan segala profesi. “InsyaaAllah langsung praktek dan dengan hasil menghafal tahu no surah, tahu no ayat, tahu awal kata , bisa diacak dan paham artinya,” imbuh Yunus. Webinar pada Jumat, 11 Septmber 2020 pukul 20.00. Live On Youtube. (kan)

Baca Juga:  Kudeta Myanmar, Analis Harap Indonesia Tunjukkan Kepemimpinannya

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

dewan pers

Kalbar Peringkat 9 Nasional Kebebasan Pers 2020

the nahyang cronicle

Benarkah Buat Ribut dulu Baru Kita Didengar?