teraju.id, Pontianak – 200 peserta akan mengikuti workshop pantun dalam rangka hari jadi Kota Pontianak ke-254 tahun. Acara berlangsung di Plenary Hall Keriang Bandong, Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Workshop mengangkat tema inklusi keuangan dengan sastra lisan pantun. “Kami fasilitasi kegiatan workshop di Bank Indonesia sebagai mendekatkan antara tugas BI mengakselerasi literasi keuangan dengan sastrawan lisan terutama pantun yang mengakar kuat di pesisir Kalimantan Barat,” ungkap Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya kepada Teraju.
Dalam aspek literasi keuangan, juga dimaksudkan kepada literasi keuangan syariah yang kini masuk ke dalam Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah (Meksi) dan SID (Sistem Informasi Daerah).
Adapun pantun identik dengan bahasa tutur yang akrab di lapisan akar rumput rakyat. “Dengan pantun, mudah tersampaikan pesan pesan pembangunan keuangan dan ketahanan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Akan tampil dalam workshop terbesar di Kalbar di bidang pantun adalah Ketua Majelis Adat Budaya Melayu yang juga Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin, SH, MH. Juga Walikota Pontianak, Ir H Edi Rusdi Kamtono, MM, MT. Keduanya mendukung pelestarian pantun yang telah dideklarasikan sebagai Hari Pantun Dunia pada 16 Desember 2023 seiring penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Unesco 17 Desember 2020.
