Home > Opini (page 10)

Opini

February, 2019

  • 19 February

    (Jelang) Seabad Pers Kalimantan Barat

    * Catatan Dokumenter Syafaruddin Usman MHD Pada masa rezim kolonial Belanda di Borneo (Kalimantan) Barat mulai berkembang media pers seperti majalah dan koran yang umumnya terbit tiap seminggu sekali. Mengenai penerbitannya yang hanya mampu terbit tujuh hari sekali ini disebabkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana pada masa itu seperti ketersediaan …

  • 18 February

    Pasinaon: Tindakan yang Tepat

    Oleh: Leo Sutrisno Dalam pandangan dunia Jawa, keberhasilan seseorang adalah keadaan ‘slamêt’. Dalam keadaan ‘slamêt’, yang bersangkutan merasa tenteram dan tenang. Slamêt berarti batin tenang tenteram. Orang akan mendapatkan ketenangan batin jika yang bersangkutan memiliki kemampuan menggotrol napsu-napsu duniawi sedemikian rupa sehingga ia akan ‘terbebas’ dari hal-hal yang bbersifat duniawi. …

  • 17 February

    Pasinaon: ‘durung Jawa’

    Oleh: Leo Sutrisno Dalam pandangan orang Jawa, tindakan yang tepat itu hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki sikap batin yang tepat serta mengetahui tempatnya terhadap sekitarnya dan terhadap dunia dengan tepat. sebaliknya, seseorang yang masih mengikuti pengaruh napsu-napsu dan pamrihnya akan melalaikan kewajibannya (dan tidak peduli) terhadap kerukunan …

  • 16 February

    Pasinaon: Ramé ing gawé

    Oleh: Leo Sutrisno Sikap dasar yang dianggap luhur (oleh orang Jawa) adalah ‘jauh dari pamrih’ (sêpi ing pamrih). Seseorang yang ‘sepi ing pamrih’ tidak lagi gelisah dan prihatin terhadap diri sendiri. Pada titik ini, yang bersangkutan dianggap telah mencapai kematangan moral (Jawa). Beberapa sikap khas yang menandai kematangan moral seseorang …

  • 15 February

    Pasinaon: sabar, nrima, iklas dan jujur

    Olehy: Leo Sutrisno Ciri khas sikap ‘sepi ing pamrih’ yang dikembangkan orang Jawa merupakan kombinasi antara kematangan hati yang tenang, kebebasan dari kekawatiran tentang diri sendiri dan kerelaan untuk membatasi diri pada peran dalam dunia yang telah ditetapkan. Pada titik ini, yang bersangkutan dianggap telah mencapai kematangan moral (Jawa). Beberapa …

  • 15 February

    Pasinaon: Napsu dan pamrih

    Olreh: Leo Sutrisno Dua hal yang mengancam cara hidup (orang Jawa) yang tepat, yaitu: napsu dan pamrih. Napsu-napsu (nêpsu) yang paling terkenal di kalangan masyarakat Jawa adalah ‘mâlimâ’- madat, madon, mangan, main dan minum. Napsu adalah perasaan kasar karena menggagalkan kontrol diri dan membelenggu seseorang pada dunia lahir. Bagi orang …

  • 13 February

    Leila’Toelmala Jurnalis Perempuan Kalbar Pertama

    * Catatan Syafaruddin Usman MHD Tjaja Timoer adalah surat kabar bulanan bergambar yang terbit pertama kali pada 15 Januari 1928 di Pontianak. Tjaja Timoer menyatakan bukan organ dari suatu organisasi atau perkumpulan sehingga bertujuan untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan kelompok. Tjaja Timoer dicetak oleh Drukkerij Annashar&co. Adapun kantor direksi, …

  • 10 February

    Menentukan Pilihan, “Nyaman-nyaman Sakit”

    Oleh: Yusriadi Saya sering ditanya orang, “Siapa calon yang ‘kita’ pilih dalam Pemilu dan Pilpres 2019 ini?” Sering juga saya “ditembak”, “Kamu sih… sudah pasti pilih calon nomor….” Termasuk Sabtu (9/2) kemarin. Saat konyen –kunjungan lebaran Imlek ke rumah keluarga, saya juga mendapat pertanyaan yang kurang lebih sama. Saya dipancing …

  • 9 February

    In Memoriam H. Ishaq Saleh

    * Kenangan Syafaruddin Usman Innalillahi wa inna Ilaihi rajiun. Kalbar kembali kehilangan seorang tokoh panutannya. Setelah menjalani perawatan cukup lama, politisi gaek H Ishaq Saleh, Jumat 8 Februari pukul 17.10 menghembuskan napas terakhirnya di RS Sudarso Pontianak. Politisi lintas zaman ini selain dikenal sebagai sosok seorang ayah, juga figur yang …

  • 8 February

    Sedekah Akbar dan Musibah Balon Terbakar

    Oleh: Nur Iskandar Sesiapa saja yang melewati ruas Jalan Ahmad Yani–depan TVRI–atas bumbung Gedung Olah Raga (GOR) Pangsuma Pontianak sejurus waktu di awal Februari 2019 pasti akan menoleh ke balon kubus yang melayang-layang di udara. “Ini kegiatan apa? Launching produk elegan seperti mobil bukan, gejet canggih pun bukan, namun punya …

teraju.id