
Hari-hari terakhir saya di Italia Bukan hari-hari yang menyenangkan. 9 Maret 2020, saya mendapat email dari AFS Italia bahwa kepulangan saya ke Indonesia harus dipercepat, menurut rencana awal saya akan kembali ke Indonesia pada 2 April 2020, tetapi dipercepat karena kondisi Italia yang masuk zona merah disebabkan COVID- 19. Semua sekolah toko ditutup dan jalan menjadi sepi. Dan saya bisa melihat secara langsung seberapa cepatnya situasi berubah, pada 8 Februari 2020 saya ingat ada seorang warga Italia yang dinyatakan positif COVID-19 (Corona virus) dan hanya dalam sebulan keadaan berubah drastis karena wabah Corona yang terjadi membuat semua kota menjadi kota hantu, dan sedikit demi sedikit menyebar dengan cepat ke seluruh negeri. Setelah itu semua siswa pertukaran pelajar dipercepat kepulangannya demi kesehatan kami. kata “selamat tinggal” menjadi sulit untuk diucapkan, ini bukan akhir yang bagus untuk mengakhiri program pertukaran saya walaupun pada akhirnya saya harus kembali juga .Tapi saya tetap bersyukur karena bisa berada di italia dan “SHOW THE WORLD HOW BEAUTIFUL INDONESIA IS”.

Saya juga mengucapkan terima kasih pada KBRI di Roma yang sudah mengantarkan saya dan teman teman pertukaran pelajar dari Indonesia lainnya ke bandara Fiumicino Roma.(*Penulis adalah peserta Progra Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya – AFS ke Italia)
